Rabu, 15 April 2020

RESUME MATERI TANGGAL 15 APRIL 2020


Pertemuan ke-12 tanggal 15 April 2020



Materi             : KARYA INOVASI DAN KUALITAS DIRI
Pemateri           : Tri Agus Cahyono M.Pd
Moderator         : Om Jay
MATERI
Pertemuan diawali dengan kalimat yang menarik sekali untuk dicerna yakni “Pada hakikatnya sebuah karya inovasi adalah puncak dari proses belajar seseorang”

Kalimat ini merupakan pembuka wawasan peserta untuk menuju ke taksonomi Bloom yang  telah direvisi oleh Krathwool, yakni
Ada 6 tahapan berfikir kognitif
 1. Mengingat (C1)
2. Memahami (C2)
3. Menerapkan (C3)
4. Menganalis (C4)
5. Mengevaluasi (C5)
6. Menciptakan (C6)

Dalam taksonomi tersebut Karya inovasi adalah sebuah tahapan puncak dari proses berfikir. Namun proses menuju puncak tersebut harus melalui semua tahap berpikir kognitif tersebut.  Jadi jangan sampai kita berinovasi tapi:
1. Tidak tahu ilmunya
2. Tidak paham maksudnya
3. Tidak pernah menggunakan
4. Tidak bisa menganalisis bagian2nya
5. Tidak bisa menilai kelebihan dan kekurangannya

Intinya adalah jika kita ingin menciptakan karya inovasi maka anda harus belajar menguasai materi keilmuan dari karya tersebut karena ketika final lomba Karya Inobel yang dinilai bukan sekedar bagaimana karya tersebut atau karya tulisnya tetapi yg paling penting dan lebih utama adalah bagaimana penciptanya/inovatornya yg akan ditelisik oleh dewan juri melalui presentasi dan tanya-jawab.

Berkaitan dengan proses belajar, nara sumber mengatakan bahwa belajar kita lakukan pada saat mengajar atau cara belajar paling baik adalah dengan mengajar.

Bidang yang akan kita buat inovasinya menurut nara sumber memakai PASSWORD “APIK”
1.     Asli (jangan menjiplak)
2.    Perlu
3.    Inovativ
4.    Konsisten

Untuk memperkuat penjelasan tersebut, diberikan contoh karya narsum yang menang inobel tahun 2016. Nama medianya  "Planetarium Bekam".  Media ini adalah hasil dari ketidak puasan terhadap media konvensional yg selama ini digunakan yaitu globe (hasilnya biasa-biasa saja). Anak tidak tertarik/kurang termotivasi dan prestasi belajar kurang memuaskan. Prestasi kurang lebih disebabkan kurangnya motivasi. Motivasi rendah lebih disebabkan materi bukan pada zona motivasi (jangkauan anak). Zona motivasi anak itu adalah sesuatu yg menantang namun bisa dikerjakan. Jadi jika materi terlalu sulit dan terlalu mudah maka dipastikan anak kurang termotivasi. Ketika menggunakan globe dalam pembelajaran IPA untuk menerangkan materi pergerakan Bumi & Bulan, anak dipaksa berfikir sangat abstrak. Ketika anak memperbandingkan globe yg diperagakan dengan lampu senter dan mengakomodasikan dengan kejadian sebenarnya antara Bumi, matahari, dan bulan sangat sulit.
 Disinilah ketidakpuasan terhadap globe muncul. Proses berikutnya adalah menganalisis kelebihan dan kekurangan globe dalam menjelaskan materi tersebut.
Kelebihan:
1. Model yang paling sesuai
2. Ada di sekolah
3. Mudah digunakan
4. ...dll
Kekurangan:
1. Tidak bisa menampilkan bagaimana kenampakan langit dari bumi saat diperagakan. Meskipun anak kelas 6 sudah mampu berfikir abstrak namun kemampuan tersebut masih terbatas. Khusus pada gerak semu atau bukan gerak sebenarnya anak sangat kesulitan untuk menerima konsep tersebut. Semisal Gerak semu harian matahari
Kita menyampaikan ke anak bahwa gerak semu harian matahari. Matahari tidak bergerak tetapi yg bergerak adalah bumi. Kelemahan globe tadi adalah tidak bisa menampilkan bagaimana gerak semu matahari. Sehingga menjadi sulit bagi anak, dan berakibat  lemah motivasinya untuk terus belajar
Itu kendala yg harus diselesaikan
Nah dimana narsum dapat ide? Untuk menyelesaikan masalah tersebut. Aktifitas narsum dengan kamera sangat tinggi, hampir setiap kegiatan direkam melalui foto dan video

Kesimpulan
Dalam berinovasi jangan memikirkan masalah yang bersumber dari luar seperti lingkungan sekolah, sarana dan prasarana, dll tetapi FOKUS pada KOMPETENSI DIRI itulah yg akan memudahkan kita menemukan hal2/ide penting yg membantu keberhasilan pembelajaran. Sehingga tidak hanya inobel yang kita dapat.OGN akan dapat, Gupres juga akan kita dapat. Jadi tingkatkan kualitas diri untuk karya yang berkualitas.



TANYA JAWAB
P1
Apa yg membuat Bapak tertarik melakukan inovasi pemeblajaran di kelas bapak?

Ketika kita berC1 sd C5 ada sebuah ketidak puasan
Setelah kita belajar, mengingat, memahaminya, menerapkannya, menganalisisnya, kita pasti mengevaluasinya (kekurangan dan kelebihan). Disitulah rasa ketidakpuasan akan muncul. Dan daya cipta kita sebagai manusia ( kreativitas) akan muncul

P2
Apakah karya inobel yang juara mesti ada unsur TIK- nya...?
Pak Azis guru di Demak

Selamat malam Pak @Aziz Demak
Tidak selalu, tergantung kebutuhan. Karya manual sederhana namun idenya luar biasa akan dapat melebihi karya yg berbasis TIK


P4
Yang manakah  media / alat peraga yang lebih pertimbangkan  oleh dewan juri saat kita mengikuti lomba inobel apakah yang bersifat tradisional atau modern . Tentu dengan telah memperhatikan fungsi dan kegunaanya dlm pencapaian IPK siswa. Terimakasih.
Prihariyani _ Semarang

Kelebihan dari sebuah karya bukanlah dari sifat modern atau tradisionalnya tetapi lebih kepada kebermanfaatan, ide, dan kemudahan untuk digunakan dan direplika oleh orang lain. Meskipun karya berbasis TIK kelihatan lebih keren tetapi sulit untuk ditiru dibuat oleh guru lain atau sulit diaplikasikan di daerah2 tertentu maka nilainya akan kurang.

P5
Selamat malam pak AGUS, SAYA sudah nonton  lihat sekolahmu di desa, bagaimana kerja sama guru dan kepsek  di sekolahmu melihat  dan mendukung prestadi anda? Pak Simon Kupang
Mereka adalah rekan yang luar biasa, sangat mendukung dan membantu saya dalam mengikuti kegiatan2 di luar sekolah


P6
1.Untuk karya inobel..ada kriterianya?
2.Untuk karya yg bagus apakah dilihat dari multifungsinya?
3.Untuk pembuatan makalah karya inobel apakah seperti PTK?
perlu dicantumkan rumusan masalah?

Safitri Purbalingga
Pendaftaran inobel adalah melalui seleski karya tulis, maka buat karya tulis secara APIK. Judul yg menarik, segar/baru, berbeda dari yg lain dan tentu saja harus lolos uji smiliarity maksimal 30%
Tidak perlu banyak fungsi tetapi berpengaruh dan mempunyai rentetan keberhasilan dalam menyelesaikan masalah.
 Karya tulisnya yg paling bagus adalah karya pengembangan (Research & design)
Kalau tidak bisa lebih baik bestpractise


P7
Pak agus saya mau tanya..saya kan guru fisika. Sebenarnya banyak karya inovatif yang bisa dibuat tapt bila di sekolah alat praktikumnya sudah banyak, bagaimana caranya saya membuat karya inovatif tersebut?
 Sri indayani lamongan

Silahkan terapkan APIK tadi menurut kondisi anda sendiri.
 Kunci Inovasi adalah 1. Menemukan baru dan 2. Menyempurnakan yang lama

P8
Selamt malam pak Tri,salut Untuk anda, melihat dari profil psk Tri,beralamat di Pacitan Jatim,bagaimana mengatur waktu,sedangkan tugasnya di  Gunung Kidul Yogya,mohon sharingnya sedikit. Maturnuwun


Saya setiap hari laju dari Pacitan ke Gunungkidul menempuh jarak 70km. PP 140 km. Di perjalanan sering saya gunakan untuk memikirkan apa2 yg harus saya lakukan bersama anak2 di sekolah. Nah bagaimana cara kita belajar untuk meningkatkan kualitas diri dan sekaligus menciptakan sebuah karya inovasi adalah dengan bekerja..


PENUTUP
Nara sumber yang luar biasa. Keiklasan dalam mendidik siswa-siswinya berbuah manis.


Senin, 13 April 2020

RESUME 13 APRIL 2020


Pertemuan ke-10 tanggal 13 April 2020

Materi             : MENULIS BUKU DALAM SEMINGGU DARI SEMINAR  
                      VIRTUAL DI YOU TUBE
Pemateri           : Prof. Eko Indrajit
Moderator         : Bambang Ayah Salwa
MATERI
Pemateri mengawali materi dengan memaparkan aktivitas yang dilakukan ketika pandemi terjadi, semua harus berkarya dan bekerja dari rumah. dan yang penting harus menjaga stamina tubuh agar tidak turun, sehingga tidak mudah terserang oleh virus ini. Pemateri sudah mengajar semenjak di sekolah dasar, di kota terpencil Dumai di Riau karena beliau mempunyai hobi mengajar. Materi yang diajarkan mulai dari mengajar sandi-sandi pramuka, cara main sulap kartu, membuat perangkat elektronik, dan lain sebagainya.
Profesi pemateri saat ini adalah  dosen sekaligus konsultan. Di tengah merebaknya pandemi ini beliau mulai mengajar via streaming YOU TUBE dengan nama EKOJI CHANNEL. Konte n yang diunggah berupa seminar virtual gratis . Di seminar pertama yang ikut 600 orang dengan tema DIGITAL MINDSET, dan hingga saat ini sudah ditonton 6000 orang. Peserta seminar (80%) adalah orang-orang yang telah membeli buku karya Prof Eko yang telah ditulis sejak 1998. Buku yang telah diterbitkan lebih dari 75 buku dan ratusan artikel juga telah ditulis oleh Prof Eko. Buku-buku tersebut bisa didownload gratis di  situs academia dan situs eko.id

SESI TANYA JAWAB
P1
Menulis buku dalam seminggu? Bagaimana triknya? Sebulan saja ngos-ngosan. Ini seminggu. Mesti harus ada trik jitu. Bagaimanakah caranya?
Terima kasih
Isminatun, Sukoharjo

Caranya mudah. kita harus mendisrupsi diri sendiri. Silahkan buka dan subscribe EKOJI CHANNEL. anda akan melihat beberapa presentasi saya semenjak tanggal 20 Maret 2020 yang lalu. kemudian pilihlah yang menarik perhatian anda (sesuai yang relatif anda SUKA dan KUASAI).Kemudian saya kasih waktu satu minggu untuk menjawab 6 pertanyaan sederhana mengenai topik yang dibahas, yaitu: 5W1H. Misalnya judulnya DIGITAL MINDSET. maka anda menjawab pertanyaan (dalam bentuk tulisan) sebagai berikut  chapter 1: APA yang dimaksud dengan digital mindset. 2. MENGAPA digital mindset dibutuhkan 3. SIAPA yang harus berubah mindsetnya 4. DIMANA digital mindset harus diterapkan 5. KAPAN digital mindset diterapkan. dan 6. BAGAIMANA cara menerapkannya.
Nah, satu hari tulis satu. Berarti hari keenam sudah jadi. Hari ketujuh kasih ke saya. Anda tidak perlu banyak berfikir, karena semua sudah saya paparkan dalam presentasi. Tinggal anda bahasakan saja sesuai dengan yang anda tangkap.
Di hari ketujuh, tulisan saya akan saya tambah-tambahkan sana sini. Kemudian saya akan LANGSUNG terbitkan dengan e-ISBN resmi dari perusahaan publikasi saya yang di Yogyakarta, yaitu CV PREINEXUS yang bermitra dengan penerbit lama Graha Ilmu. Anda adalah penulis pertamanya, saya penulis keduanya. Kalau ternyata e-bukunya lagu (kita jual di situs EKOJI CHANNEL dengan harga murah meriah, karena yang penting banyak yang beli).Agar menarik, semua royalti jadi milik anda. kalau ternyata banyak yang laku, kita terbitkan versi kedua dalam bentuk fisik sehingga anda dapat ISBN.

P2
Maaf Prof.. kalau ada pertanyaan enakan mana jadi penulis atau YouTuber ? 🙏🏻
Ridwan Nurhadi


Dulu saya jadi penulis karena masih banyak waktu luang. dan waktu itu khan belum ada internet. nah sekarang karena waktu saya terbatas, maka saya lakukan kombinasi. kalau Sabtu Minggu saya menulis, kalau hari biasa saya jadi Youtuber. bagi saya, buku dan youtube adalah MARKETING BROCHURE atau MARKETING TOOLS. karena orang mengenal kita, baru mereka mengundang kita untuk bicara di acara mereka. dari situlah saya menghidupi keluarga saya hingga saat ini.

Itu tadi hanya contoh pertanyaan yang diajukan peserta, namun semua menanyakan ilmu beliau yang luar biasa dan passion yang hebat dalam menulis. Berbagai trik diberikan beliau.

Penutup
Di akhir sesi beliau menawarkan peserta untuk menjadi penulis dari materi seminar di EKOJI CHANNEL, termasuk saya sangat antusias menyambut tawaran yang luar biasa dari penulis terkenal. Kapan lagi kesempatan ini datang lagi. Judul yang beliau berikan adalah LITERASI DIGITAL ALA NUSANTARA. Matur suwun, semoga bisa menyelesaikan tantangan ini.

Bu Iin
Kediri

RESUME 12 APRIL 2020


Pertemuan ke-9 tanggal 12 April 2020

Materi             : SHARING PENGALAMAN GURU PRESTASI TINGKAT
                       NASIONAL
Pemateri           : Haji Encon Rahman, Guru Prestasi Nasional 2016 dari
                       Majalengka Jawa Barat
Moderator         : Bambang Ayah Salwa
MATERI
Pemateri memaparkan tentang lomba guru prestasi berkaitan dengan persiapan yang harus dilakukan. Menurut nara sumber profesi guru harus mencakup 7 M yakni,
1. Mendidik
2. Membimbing
3. Mengarahkankan
4. Melatih
5. Menilai
6. Mengajar
7. Mengevaluasi

Lomba guru berprestasi bukan hanya ada di Indonesia tetapi lomba ini juga diterapkan di negara-negara lain termasuk di Asia Tenggara. Tujuan dari perlombaan guru prestasi adalah sebagai berikut:

1. Mengangkat guru sebagai profesi terhormat mulia bermartabat dan terlindungi
2. Meningkatkan motivasi dan profesionalisme guru dalam pelaksanaan tugas profesionalnya
3. Meningkatkan persaingan yang sehat selalu pemberian penghargaan di bidang pendidikan
4. Membangun komitmen mutu guru dalam rangka peningkatan mutu pembelajaran menuju
    standar nasional pendidikan.

 Menurut nara sumber rahasia menjadi juara gupres ada dua, yakni
1.     Amalan batiniah
2.    Amalan lahiriyah
Salah satu amalan batiniah ketika kita akan mengikuti lomba gupres adalah jangan dengki kepada orang lain sesama peserta gupres.
Kedua jangan sombong dan rasa bakal jadi pemenang karena kita merasa paling bnyk karya misalnya.

Perlu saya katakan sejujurnya kalau pada ajang gupres ada rasa dengki sombong dan bakal menang malah akan terjadi sebaliknya

Itulah sebabnya hilangkan seluruh penyakit hati pada saat kita mengikuti ajang gupres baik mulai dari Kecamatan hingga nasional.

Adapun amalan lahiriahnya adalah isi seluruh komponen portopolio dgn benar

SESI TANYA JAWAB
P1
Setelah saya membuka youtube pak haji encom Rahman saya sangat termotivasi dengan cara mengajar yang menyenangkan kan. Yang ingin saya tanyakan bagaimana trik trik untuk mendapatkan penghargaan maha cakri award. Edi Syahputra Aceh
 P2
Gupres apa saja unsur-unsur yang dinilai, dan untuk ikut seleksi gupres apa saja yang harus dipersiapkan. Rusmin (G8-017) Kab. Barito Kuala Kalsel
 Unsur-unsur yang dinilai untuk seleksi gupres adalah empat kompetensi yaitu kepribadian sosial profesional dan pedagogik.
4 unsur komponen tadi harus dibuktikan dlm bentuk portopolio, wawancara, tes, presentasi dan sikap kita pada saat mengikuti ajang gupres
Memiliki tulisan yang dibukukan atau artikel di surat kabar merupakan salah satu penilaian dari pihak juri dari unsur profesional.

P3
Trik memotivasi diri utk menjadi gupres

Taufiq – Yogya

Motivasi utama saya menjadi gupres adalah ingin menjadi contoh kebaikan dan menjadi jalan kebaikan bagi orang lain.

P4
Boleh diceritakan gak kisah paling kelam/dukanya saat mencoba meraih guru berprestasi? trus bagaimana kang Encon bisa bangkit? punya kata mutiara gk?
terimakasih
Bilal - Curup Bengkulu

1. Kisah paling sedih saat menjadi guru berprestasi diantaranya jangan ketergantungan kepada dinas perihal biaya dalam proses mengikuti ajang gupres. Kita harus mandiri. Menjadi gupres butuh modal, kesabaran, dan ketawakalan yang yang luar biasa.
2. Saya selalu bangkit Dan terpacu untuk menjadi yang terbaikmu karena selalu berdoa kepada Allah dan fokus dalam bekerja. Man Jadda wajada.
3. Kata mutiara, jangan takut berbuat salah tapi takutlah tidak bisa memperbaiki kesalahan

P5
Menciptakan cara belajar yang menyenangkan, masih menjadi masalah bagi saya.... kadang sudah jalan, namun beriktunya berhenti lagi...bagaimana kita Kang Encon untuk menciptakan produktivitas dan konsistensi terhadap penciptaan cara belajar kreatif. Tks. Yulius Roma_Tana Toraja, Sulsel.

Untuk menciptakan produktivitas dan konsistensi diri yang kreatif modalnya adalah pembiasaan secara Istiqomah. Kemudian banyak belajar dari orang lain dan jangan merasa lebih hebat dari orang lain.
Itulah sebabnya saya selalu bertanya dan menyimak pembicaraan orang lain dgn maksud untuk menambah ilmu.

Penutup
Untuk lebih memahami sepak terjang beliau Silahkan mengunjungi https://youtu.be/FWBFNVvHi-8


Minggu, 12 April 2020

WFH dan GAYA KOMUNIKASI PEREMPUAN


WORK FROM HOME dan GAYA KOMUNIKASI PEREMPUAN
            Untuk beberapa minggu ini rutinitas yang telah dilakukan bertahun-tahun mendadak mengalami perubahan yang cukup signifikan. Pagi hari yang biasanya diwarnai kepadatan indra lisan, gerak, pikiran dalam tempo yang ngegas, sekarang kecepatannya menjadi slow down. Radio rusak (omelan ibu) untuk sementara volumenya agak berkurang. Pagi hari menjadi damai dan suara alam begitu jernih enak didengar tanpa ada polusi suara radio rusak. Bagaimana dengan rutinitas di tempatmu?
           Pertanyaannya mengapa seorang perempuan dalam berkomunikasi menyukai bahasa yang ekspresif verbal dan menyukai sesuatu diulang-ulang? To be continued

Suggestopedia


SUGGESTOPEDIA DALAM KELAS BAHASA INGGRIS
Masihkah relevan dengan Jaman NOW?

Suggestopedia atau juga disebut Desuggestopedia adalah metode pengajaran bahasa yang dikembangkan oleh ahli psikologi pendidikan dari Bulgaria yang bernama Georgi Lozanov (Jack C. Richards and Theodore S. Rodgers, 2001:100). Metode ini berasal dari Suggestologi yakni ilmu yang berhubungan dengan studi sistematis tentang pengaruh yang tidak rasional atau pengaruh di luar kesadaran.
Lozanov dalam Richard dkk (2001:100)  yakin bahwa kecepatan pembelajaran dengan metode Suggetopedia lebih cepat dibandingkan denagan metode biasa, yakni 25 kali lebih cepat tingkat akselerasinya. Lazanov berpendapat dalam belajar siswa secara alamiah mengalami  hambatan psikologi dalam belajar. Hambatan ini berasal dari ketakutan siswa itu sendiri karena tidak mampu mengerjakan dan adanya keterbatasan kemampuan belajar siswa itu sendiri. Berangkat dari hal tersebut, Lazanov percaya bahwa siswa mungkin hanya menggunakan 5% sampai 10% kemampuan mental mereka dan Lazanov juga yakin bahwa otak dapat memproses dan menguasai banyak materi jika otak diberi kondisi belajar yang optimal. Seperti yang dikatakan Larsen Freeman (1986:72) bahwa kita bisa menggunakan cadangan mental dengan lebih baik jika kita menyingkirkan keterbatasan yang selalu kita pikirkan.
Lozanov dalam Richard dkk (2001:100) mengakui dalam metode Suggestopedia ada ikatan antara yoga dan psikologi Soviet. Dari Yoga, Lozanov meminjam dan memodifikasi tehnik mengubah kondisi kesadaran atau konsentrasi dan penggunaan napas berirama. Sedangkan dari psikologi Soviet, Lozanov mengambil pendapat bahwa semua siswa dapat diajar pada tingkat ketrampilan yang sama.
Berdasarkan penelitian psikologi tentang tanggapan pancaindera, Lozanov mulai mengembangkan metode pembelajaran bahasa yang berpusat menghilangkan hambatan yang berasal dari  dalam diri siswa dan menciptakan semacam kondisi pikiran yang santai yang akan mempermudah masuknya materi ingatan ke dalam potensi yang maksimal.
Ada beberapa karateristik dari metode Suggetopedia Larsen-Freeman (1986:84-86) .
          1, Penggunaan musik
       2. Penataan ruang kelas
          3. Pembelajaran Peripheral
       4. Dorongan Positif
       5. Visualisasi
       6. Memilih Identitas Baru
       7. Role Play


Kamis, 09 April 2020

RESUME MATERI 9 APRIL 2020


Pertemuan ke-7 tanggal 9 April 2020

Materi                  : MATERI DASAR MENULIS (PEMILIHAN KATA, PENULISAN KALIMAT DAN
                               PENYUSUNAN PARAGRAF)

Pemateri             : Imam Fitri Rahmadi Perkenalkan, dosen Universitas Pamulang yang sekarang
                               sedang kuliah S3 di Johannes Kepler Universität Linz Austria (2019-sekarang).

Moderator          : Bambang Ayah Salwa
Pembagian Sesi
1.       Materi 30 menit
2.       Diskusi dan Tanya Jawab 60 menit
3.       Latihan 30 menit
RESUME MATERI
Perihal pilihan kata disebut dengan diksi. Antara penulisan personal, formal, dan akademik, diksi yang digunakan bisa sangat berbeda meskipun dimaksudkan untuk mengungkapkan hal yang sama. Cermati tiga kalimat di bawah ini:
Ibu guru sedang ngobrol-ngobrol dengan kepala sekolah
Ibu guru sedang berbincang-bincang dengan kepala sekolah
Ibu guru sedang berdiskusi dengan kepala sekolah
Berbeda satu kata saja dapat merubah rasa dari kalimat.

Penulisan Kalimat
Kalimat terdiri dari kalimat sederhana (simple sentence), kalimat gabungan (compound sentence), kalimat kompleks (complex sentence), dan kalimat campuran.
Sederhana:
Saya membaca tulisan di blog
Gabungan:
Saya membaca tulisan di blog untuk menambah pengetahuan saya tentang cara menulis kalimat.
Kompleks:
Saya membaca tulisan di blog ketika sedang bekerja dari rumah.
Campuran:
Saya membaca tulisan di blog untuk menambah pengetahuan saya tentang cara menulis kalimat ketika sedang bekerja dari rumah.
Penyusunan Paragraf
Paragraf adalah kumpulan kalimat yang mempunyai satu kalimat topik (topic sentence) sebagai ide pokok atau gagasan utama (main idea) dan beberapa kalimat penjelas (supporting sentences) sebagai detail yang menjelaskan ide pokok. Supaya enak dibaca dan tulisan mudah dipahami, susun paragraf deduktif.

Gunakan bentuk kalimat sederhana untuk membuat kalimat topik. Cara gampang untuk membuat kalimat topik, adalah pastikan anda meletakkan ide pengontrol atau controlling idea pada setiap kalimat topik. Bentuk kalimat penjelas harus bervariasi, terdiri dari kalimat gabungan dan kompleks, serta dilengkapi dengan konjungsi sebagai transisi antar kalimat supaya paragraf mengalir dengan baik, enak dibaca, dan mudah dipahami.

Contoh paragraf yang baik:
Bekerja dari rumah memiliki kekurangan dan kelebihan. Pada satu sisi, bekerja dari rumah menjadikan jadwal kerja tidak begitu jelas sehingga karyawan harus membuat jadwal jam kerja sendiri. Bekerja jadi tidak nyaman bagi yang memiliki rumah sempit. Pada sisi lain, bekerja dari rumah justru waktu menjadi lebih fleksibel dan lebih banyak waktu untuk keluarga. Selain itu, bekerja dari rumah bukan hanya dapat menghemat pengeluaran untuk biaya transportasi tetapi juga menghemat biaya operasional kantor.
  DISKUSI DAN TANYA JAWAB
 Pertanyaan yang diajukan peserta terangkum sebagai berikut
1.       Struktur artikel terdiri dari pendahuluan, isi, dan kesimpulan. Jika ditarik garis-garis, semuanya berkaitan. Mulai dari judul, pendahuluan hingga kesimpulan.
2.       Proses kreatif dalam menulis adalah dengan banyak membaca.
3.       Konjungsi antar kalimat dipilih berdasarkan jenis kalimatnya, sedangkan, konjungsi antar paragraf dikontrol dengan kalimat topiknya.
4.       Pemilihan kata/diksi yang tepat disesuaikan dengan jenis tulisan dan segmen pembaca dari tulisan kita. Pemilihan kata ini akan terlatih jika kita banyak memiliki input atau banyak membaca.
5.       Untuk penulisan bahasa lokal atau asing dalam suatu tulisan  harus dicetak miring.
6.       Paragraf yang baik dan benar itu harus memenuhi kohesi dan koherensi.
7.       Artikel bebas atau artikel populer bisa menggunakan antara kata personal atau formal. Yang pasti, kata ganti orang sangat dihindari dalam penulisan akademik.
8.       Dalam teori penulisan akademik, supaya paragraf mudah dipahami gunakan paragraf deduktif. Jadi, kalimat pokok selalu di depan. Dalam penulisan artikel jurnal juga seperti itu. Penerapan paragraf deduktif, induktif  atau campuran, itu hanya diaplikasikan dalam reading atau naskah bacaan untuk ujian bahasa atau ujian sekolah. Namun, praktek dalam menulis, yang banyak digunakan adalah paragraf deduktif.
9.       Cara membuat kalimat utama yang baik ketika kita akan menyusun paragraph adalah kalimat topik selalu ditaruh di depan. Kalimat topik dilengkapi dengan controling idea atau ide pengontrol. Ide pengontrol itulah yang dijelaskan dalam kalimat penjelas. Kalimat penjelas dapat berupa aneka detail atau contoh. Kemudian diakhiri dengan kalimat penutup jika dibutuhkan.
10.   Dalam karya fiksi dan/atau dalam penulian personal, ide justru disimpan. Seperti cerpen yang ada plotnya, ide ditaruh di klimaks atau dikasih tahu pelan-pelan supaya pembaca penasaran. Namun, dalam penulisan non-fiksi dan/atau penulisan formal dan akademik, ide justru harus disebutkan secara gamblang di depan. Ide harus sudah ditonjolkan di pendahuluan, diturunkan jadi kalimat topik, dan disimpulkan di akhir. Misal, dalam menulis artikel jurnal, bahkan ada yang namanya abstrak yang berisi isi tulisan, dengan membaca abstrak saja sudah tahu gambaran seluruh isi artikelnya. Dalam penulisan formal, para jurnalis meletakkan semua ide/informasi penting di paragraf pertama, baru informasi yang tidak penting di belakang
LATHAN
Latihan 1:
Bapak dan Ibu, paragraf ini belum memiliki kalimat topiknya. Jadi kasihan, anak kalimatnya tidak memiliki induk kalimat. Minta tolong untuk dibuatkan kalimat topiknya kemudian ditaruh sebagai kalimat pertama pada paragraf tersebut.
Tetap di rumah saja dinilai sebagai salah satu cara yang paling efektif. Menggunakan masker ketika terpaksa harus bepergian dan selalu menjaga jarak dengan orang lain merupakan cara lainnya. Senantiasa jaga stamina dengan istirahat yang cukup juga dapat dilakukan untuk menjaga imun tetap baik sehingga tidak rentan tertular.
Jawaban
Masyarakat bisa melakukan berbagai cara  untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 Tetap di rumah saja dinilai sebagai salah satu cara yang paling efektif. Menggunakan masker ketika terpaksa harus bepergian dan selalu menjaga jarak dengan orang lain merupakan cara lainnya. Senantiasa jaga stamina dengan istirahat yang cukup juga dapat dilakukan untuk menjaga imun tetap baik sehingga tidak rentan tertular.
Latihan 2:
Paragraf ini baru ada kalimat topiknya. Mohon tambahkan minimal 3 kalimat penjelas:
Pendemi koronavirus mengubah pola orang dalam bersosialiasi, bekerja, dan belajar di Indonesia. Dalam bersosialisasi masyarakat tidak lagi bersentuhan secara fisik namun soialisasi dilakukan secara daring. Bidang lain yang mengalami perubahan adalah konsep bekerja. Bekerja tidak harus datang ke kantor , tetapi bekerja bisa dilakukan dari rumah tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.  Pola belajar di sekolah juga mengalami pergeseran yang signifikan, dari pola belajar tradisional guru dan siswa hadir di satu ruangan menjadi pola belajar secara daring guru dan siswa bertemu dari berbagai ruangan.

Latihan 3:

Buat satu paragraf dengan tema bebas. Kalimat topik harus memiliki ide pengontrol. Paragraf memiliki setidaknya 3 kalimat penjelas yang mendukung atau menjelaskan lebih lanjut ide pengontrol.

Merebaknya covid-19 di seluruh dunia ternyata juga membawa beberapa dampak positif bagi kehidupan manusia. Dampak yang pertama adalah manusia menjadi lebih peduli dengan kesehatan dan kebersihan diri dan lingkungan. Dampak berikutnya adalah covid-19 menyatukan manusia dari berbagai dunia untuk mngalahkan musuh bersama tanpa melihat ras, suku dan kepercayaan. Dari segi lingkungan, covid-19 membuat kualitas udara bumi membaik karena aktivitas manusia dengan menggunakan kendaraan sangat jauh berkurang. Dampak yang terakhir adalah dari sudut pandang sosiologi kemasyarakatan, yakni kembalinya hubungan keluarga dan masyarakat yang hangat.

Rabu, 08 April 2020

PERLINDUNGAN GURU DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0


PERLINDUNGAN GURU DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

            Dunia saat ini berada dalam Revolusi Industri 4.0, yakni industri yang menggabungkan otomatisasi dan pertukaran data. Revolusi yang meliputi sistem cyber-fisik, dan internet of things (IoT). Dampak dari Revolusi Industri ini telah mengubah berbagai aspek kehidupan manusia mulai dari aspek pendidikan, ekonomi, sosial, budaya dan tehnologi informasi.  Informasi  yang dahulu tertutup sekarang menjadi terbuka lebar dan mendunia. Semua orang bisa mengakses informasi apapun yang tersedia di gawai 24 jam. Gaya hidup manusia berubah begitu juga pekerjaan manusia juga banyak bergeser,
            Guru sebagai salah satu agen dalam Revolusi Industri ini juga menghadapi dampak positif dan dampak negatif karena kemajuan peradaban manusia ini.   Hal ini membawa 2 implikasi yakni peluang sekaligus ancaman. Peluang yang bisa dperoleh adalah kemajuan tehnologi dan informasi membawa kemajuan di  dunia pendidikan dengan  pesat, Sumber belajar tersedia di mana-mana dan kapan saja bisa diakses dengan mudah. You tube menjadi guru yang serba bisa yang mengajari siswa dengan 1001 ilmu pengetahuam. Namun terbukanya berbagai macam informasi juga menjadi ancaman yakni membawa dampak sosial yang luar biasa; hedonisme, degradasi moral, gaya hidup, perubahan sosial dan sebagianya.
            Guru yang di era Revolusi Industri 1.0 sampai dengan 3.0 merupakan sumber belajar siswa, sekarang sumber nelajar bergeser ke Android dan Laptop. Guru hanya berperan sebagai fasilitator dan motivator bagi siswa siswa didik  Guru yang merupakan generasi paper-based harus mengajar generasi cyber-based. Guru yang tidak memiliki ketrampilan di bidang tehnologi informasi hanya akan menjadi penonton dari pertunjukan arus informasi yang dipentaskan oleh siswa. Tentu saja pergeseran peran ini berimplikasi kepada penghormatan siswa kepada sosok guru. Beberapa kasus penganiayaan guru oleh anak didiknya bahkan oleh wali murid; kasus Bapak Ahmad Budi Cahyono, guru honorer kesenian di SMA Torjun Sampang Madura yang dianiaya muridnya hingga tewas,  Ibu Junaidah, guru SD di Martapura yang dianiaya oleh wali murid ; berakar dari bergesernya struktur dan nilai-nilai yang mulai luntur.
            Apakah tidak ada undang-undang yang melindungi profesi guru di negara kita? Undang –undang yang melindungi profesi guru terdiri dari  UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dilansir dari situs kemenku.go.id Pasal 1 ayat 1 UU No 14 Tahun 2015 menyebutkan bahwa guru secara khusus adalah pendidik professional dengan tugas untuk mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi  peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidkan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah. Bahkan dalam Pasal 39 ayat 1 disebutkan bahwa pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, organisasi profesi, dan/atau satuan pendidikan wajib memberikan perlindungan terhadap guru dalam melaksanakan tugas. Perlindungan ini mencakup perlindungan hukum, perlindungan profesi, serta perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja. Perlindungan hukum tersebut mencakup perlindungan hukum terhadap tindak kekerasan, ancaman, perlakuan diskriminatif, itimidasi, atau perlakuan tidak adil dari pihak peserta didik, orang tua peserta didik, masyarakat, birokrasi, atau pihak lain.
            Undang-undang yang begitu kuat melindungi profesi guru tersebut ternyata dalam praktiknya tidaklah seindah yang tertulis, beberapa kasus yang muncul karena tugas mulia guru dalam mendidik siswanya harus berbenturan dengan UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Uundang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (jogloabang.com). Pasal yang dijadikan rujukan jika guru “mendisiplinkan “ siswa adalah Pasal 54 yang yang berbunyi bahwa anak di dalam dan di lingkungan satuan pendidikan wajib mendapatkan perlindungan dari tindak kekerasan fisik, psikis, kejahatan seksual, dan kejahatan lainnya yang dilakukan oleh pendidik, tenaga kependidikan, sesama peserta didik, dan/atau pihak lain.
            Berdasarkan fakta-fakta tersebut di atas, perlu diambil beberapa langkah yang bisa dijadikan acuan untuk melindungi hak dan kewajiban guru tanpa harus dikekang oleh aturan yang menjadi alat mengkerdikan tugas mulia seorang guru, mencerdaskan anak bangsa. Langkah-langkah itu sebagai berikut 1) Diperlukan koordinasi dan sinkronisasi dalam pembuatan peraturan perundang-undangan sehingga tidak terjadi tumpang tindih antar peraturan, 2) Sosialisasi UU Perlindungan Guru dan Tata tertib siswa kepada wali murid, 3) Focus Group Discusion di sekolah yang melibatkan guru, siswa, orang tua murid dan tokoh masyarakat yang berkaitan dengan visi dan misi sekolah yang pada akhirnya melahirkan kesepakatan bersama, 4) Kelas Parenting bagi orang tua siswa dengan mendatangkan narasumber yang bertujuan menyegarkan kembali pola tata asuh anak, 5) Family gathering yang bertujuan menjalin keakraban orang tua, siswa dan pihak sekolah, 6) Home Visit secara berkala yang dilakukan oleh guru BK dan wali kelas baik itu untuk siswa yang bermasalah maupun tidak, 7) Pengaktifan PIK- R di sekolah yang bertujuan memberikan informasi dan konseling dari siswa untuk siswa 8) Penerapan sekolah ramah anak, di mana siswa merasa nyaman di sekolah. Anak anak selalu selalu senang dating ke sekolah dan pulang sekolah.
            Dengan dilakukan berbagai upaya tersebut di atas, akar-akar permasalahan yang terjadi antara siswa, guru dan orang tua tidak terjadi lagi. Siswa mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan yang layak dari gurunya di sekolah dan guru bisa melaksanakan kewajibannya untuk mengantarkan anak bangsa ke tempat tertinggi  tanpa harus dikekang dan dikriminalisasi oleh peraturan perundang-undangan. Seperti kata Ki Hajar Dewantara “Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri, Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat tersebut. Semoga guru-guru yang berhati emas bisa merawat dan menuntun generasi-generasi emas untuk tumbuh kembang kodratnya demi tercapainya kejayaan bangsa di era Revolusi Industri 4.0.

LOVE AT FIRST SIGHT


PENGALAMAN BELAJAR PUISI CINQUAIN

            Kesempatan belajar menulis puisi Cinquain sebenarnya adalah “by chance”, tidak sengaja karena diberi tautan oleh teman yang mempunyai hobi menulis dan sudah banyak menghasilkan beberapa buku cerita anak, buku budaya dan terjemahan buku-buku cerita. Beliau adalah Tri Muryanti, seorang pengajar Bahasa Jawa di SMPN 2 Tarokan.
            Trigger yang diberikan saat itu adalah puisi Cinquain berjudul Batu karya Lis Widya Suryawinata. Pertama kali membaca, ada keterkejutan puisi dari Perancis kok pendek sekali hanya 5 baris. Pandangan pertama ini membawa perasaan “falling in love” dan akhirnya ikut kelas yang dipandu oleh Bapak Saiful Amri, Bapak Prawiro Dirjo, Bapak Anda Juanda dan Ibu Rosalina.
            Terus terang ini “blessing in disguise” nya si Covid-19, karena bekerja dari rumah dan banyak di rumah, akhirnya bingung cari aktivitas dan masuk ke dalam kelas puisi ini. Ikut di kelas teori asyik meski hanya lewat kelas whatsapp, hanya mengandalkan kekuatan tulisan, konsentrasi penuh tanpa bertatap muka dengan nara sumber.  Penjelasan yang diberikan gamblang, teori diikuti contoh, latihan membuat, dikurasi dan yang terakhir revisi.
            Yang menarik dari puisi yang dari 5 baris ini, yang menurut saya merupakan deskripsi sesuatu yang konkret yang ada di sekitar kita. Kalau saya hubungkan dengan pelajaran yang saya ampu, ada materi namanya teks deskripsi, yakni teks yang menggambarkan orang, benda maupun tempat. Puisi Cinquain dan teks deskriptif mempunyai persamaan dan perbedaan. Persamaannya menggambarkan sesuatu secara konkret, sedangkan perbedaanya di unsur bahasa yang digunakan.
            Puisi pertama kali yang saya tulis berjudul Kecombrang. Ide didapat ketika jalan jalan di kebun belakang, melihat bunga Kecombrang, timbul ide dan bergegas mengambil pena dan kertas. Semua puisi yang saya tulis berdasarkan hal-hal di sekitar ketika mengisi waktu Stay at Home. Tidak semua puisi yang saya tulis langsung diberi kata Sip dan Mantap oleh Ibu Rosalina. Ada beberapa puisi yang harus dikoreksi karena kesalahan di pemilihan sinonim dari judul yang diletakkan di baris terakhir.
            Pengalaman ini memunculkan ide untuk membawa puisi Cinquain ke dalam kelas Bahasa Inggris di saat pembahasan teks deskriptif, dengan tujuan membuat siswa tertarik dan memperkaya kosa kata mereka. Akhirnya terima kasih atas ilmu yang diberikan oleh para nara sumber. Semoga menjadi ilmu yang barokah dan oase di tengah merebaknya Covid-19. Matur suwun.


KECOMBRANG


Elok bungamu
Berdiri pongah sendiri
Hadirmu menambah sensasi hidangan
Bunga rempah eksotis





KROKOT
Indah rupawan
Tumbuh liar bertebaran
Sarat antioksidan dan vitamin
Gulma terabaikan