Pertemuan ke-12 tanggal 15 April 2020
Materi : KARYA INOVASI DAN KUALITAS DIRI
Pemateri : Tri Agus Cahyono M.Pd
Moderator : Om Jay
MATERI
Pertemuan diawali dengan kalimat yang menarik sekali untuk
dicerna yakni “Pada hakikatnya sebuah karya inovasi adalah puncak dari proses
belajar seseorang”
Kalimat ini merupakan pembuka wawasan peserta untuk menuju ke taksonomi
Bloom yang telah direvisi oleh Krathwool,
yakni
Ada 6 tahapan berfikir kognitif
1. Mengingat (C1)
2. Memahami (C2)
3. Menerapkan (C3)
4. Menganalis (C4)
5. Mengevaluasi (C5)
6. Menciptakan (C6)
Dalam taksonomi tersebut Karya inovasi adalah sebuah tahapan
puncak dari proses berfikir. Namun proses menuju puncak tersebut harus melalui
semua tahap berpikir kognitif tersebut. Jadi jangan sampai kita berinovasi tapi:
1. Tidak tahu ilmunya
2. Tidak paham maksudnya
3. Tidak pernah menggunakan
4. Tidak bisa menganalisis bagian2nya
5. Tidak bisa menilai kelebihan dan kekurangannya
Intinya adalah jika kita ingin menciptakan karya inovasi maka
anda harus belajar menguasai materi keilmuan dari karya tersebut karena ketika
final lomba Karya Inobel yang dinilai bukan sekedar bagaimana karya tersebut
atau karya tulisnya tetapi yg paling penting dan lebih utama adalah bagaimana
penciptanya/inovatornya yg akan ditelisik oleh dewan juri melalui presentasi
dan tanya-jawab.
Berkaitan dengan proses belajar, nara sumber mengatakan bahwa belajar
kita lakukan pada saat mengajar atau cara belajar paling baik adalah dengan
mengajar.
Bidang yang akan kita buat inovasinya menurut nara sumber
memakai PASSWORD “APIK”
1. Asli (jangan
menjiplak)
2. Perlu
3. Inovativ
4. Konsisten
Untuk memperkuat penjelasan tersebut, diberikan contoh karya
narsum yang menang inobel tahun 2016. Nama medianya "Planetarium Bekam". Media ini adalah hasil dari ketidak puasan
terhadap media konvensional yg selama ini digunakan yaitu globe (hasilnya
biasa-biasa saja). Anak tidak tertarik/kurang termotivasi dan prestasi belajar
kurang memuaskan. Prestasi kurang lebih disebabkan kurangnya motivasi. Motivasi
rendah lebih disebabkan materi bukan pada zona motivasi (jangkauan anak). Zona
motivasi anak itu adalah sesuatu yg menantang namun bisa dikerjakan. Jadi jika
materi terlalu sulit dan terlalu mudah maka dipastikan anak kurang termotivasi.
Ketika menggunakan globe dalam pembelajaran IPA untuk menerangkan materi
pergerakan Bumi & Bulan, anak dipaksa berfikir sangat abstrak. Ketika anak
memperbandingkan globe yg diperagakan dengan lampu senter dan mengakomodasikan
dengan kejadian sebenarnya antara Bumi, matahari, dan bulan sangat sulit.
Disinilah ketidakpuasan
terhadap globe muncul. Proses berikutnya adalah menganalisis kelebihan dan
kekurangan globe dalam menjelaskan materi tersebut.
Kelebihan:
1. Model yang paling sesuai
2. Ada di sekolah
3. Mudah digunakan
4. ...dll
Kekurangan:
1. Tidak bisa menampilkan bagaimana kenampakan langit dari bumi
saat diperagakan. Meskipun anak kelas 6 sudah mampu berfikir abstrak namun kemampuan
tersebut masih terbatas. Khusus pada gerak semu atau bukan gerak sebenarnya
anak sangat kesulitan untuk menerima konsep tersebut. Semisal Gerak semu harian
matahari
Kita menyampaikan ke anak bahwa gerak semu harian matahari.
Matahari tidak bergerak tetapi yg bergerak adalah bumi. Kelemahan globe tadi
adalah tidak bisa menampilkan bagaimana gerak semu matahari. Sehingga menjadi
sulit bagi anak, dan berakibat lemah
motivasinya untuk terus belajar
Itu kendala yg harus diselesaikan
Nah dimana narsum dapat ide? Untuk menyelesaikan masalah
tersebut. Aktifitas narsum dengan kamera sangat tinggi, hampir setiap kegiatan
direkam melalui foto dan video
Kesimpulan
Dalam berinovasi jangan memikirkan masalah yang bersumber dari
luar seperti lingkungan sekolah, sarana dan prasarana, dll tetapi FOKUS pada
KOMPETENSI DIRI itulah yg akan memudahkan kita menemukan hal2/ide penting yg
membantu keberhasilan pembelajaran. Sehingga tidak hanya inobel yang kita
dapat.OGN akan dapat, Gupres juga akan kita dapat. Jadi tingkatkan kualitas
diri untuk karya yang berkualitas.
TANYA JAWAB
P1
Apa yg membuat Bapak tertarik melakukan inovasi pemeblajaran di
kelas bapak?
Ketika kita berC1 sd C5 ada sebuah ketidak puasan
Setelah kita belajar, mengingat, memahaminya, menerapkannya,
menganalisisnya, kita pasti mengevaluasinya (kekurangan dan kelebihan). Disitulah
rasa ketidakpuasan akan muncul. Dan daya cipta kita sebagai manusia ( kreativitas)
akan muncul
P2
Apakah karya inobel yang juara mesti ada unsur TIK- nya...?
Pak Azis guru di Demak
Selamat malam Pak
@Aziz Demak
Tidak selalu,
tergantung kebutuhan. Karya manual sederhana namun idenya luar biasa akan dapat
melebihi karya yg berbasis TIK
P4
Yang manakah media / alat
peraga yang lebih pertimbangkan oleh
dewan juri saat kita mengikuti lomba inobel apakah yang bersifat tradisional
atau modern . Tentu dengan telah memperhatikan fungsi dan kegunaanya dlm
pencapaian IPK siswa. Terimakasih.
Prihariyani _ Semarang
Kelebihan dari
sebuah karya bukanlah dari sifat modern atau tradisionalnya tetapi lebih kepada
kebermanfaatan, ide, dan kemudahan untuk digunakan dan direplika oleh orang
lain. Meskipun karya berbasis TIK kelihatan lebih keren tetapi sulit untuk
ditiru dibuat oleh guru lain atau sulit diaplikasikan di daerah2 tertentu maka
nilainya akan kurang.
P5
Selamat malam pak AGUS, SAYA sudah nonton lihat sekolahmu di desa, bagaimana kerja sama
guru dan kepsek di sekolahmu
melihat dan mendukung prestadi anda? Pak
Simon Kupang
Mereka adalah rekan yang luar biasa, sangat mendukung dan
membantu saya dalam mengikuti kegiatan2 di luar sekolah
P6
1.Untuk karya inobel..ada kriterianya?
2.Untuk karya yg bagus apakah dilihat dari multifungsinya?
3.Untuk pembuatan makalah karya inobel apakah seperti PTK?
perlu dicantumkan rumusan masalah?
Safitri Purbalingga
Pendaftaran inobel adalah melalui seleski karya tulis, maka buat
karya tulis secara APIK. Judul yg menarik, segar/baru, berbeda dari yg lain dan
tentu saja harus lolos uji smiliarity maksimal 30%
Tidak perlu banyak fungsi tetapi berpengaruh dan mempunyai
rentetan keberhasilan dalam menyelesaikan masalah.
Karya tulisnya yg paling
bagus adalah karya pengembangan (Research & design)
Kalau tidak bisa lebih baik bestpractise
P7
Pak agus saya mau tanya..saya kan guru fisika. Sebenarnya banyak
karya inovatif yang bisa dibuat tapt bila di sekolah alat praktikumnya sudah
banyak, bagaimana caranya saya membuat karya inovatif tersebut?
Sri indayani lamongan
Silahkan terapkan APIK tadi menurut kondisi anda sendiri.
Kunci Inovasi adalah 1.
Menemukan baru dan 2. Menyempurnakan yang lama
P8
Selamt malam pak Tri,salut Untuk anda, melihat dari profil psk
Tri,beralamat di Pacitan Jatim,bagaimana mengatur waktu,sedangkan tugasnya
di Gunung Kidul Yogya,mohon sharingnya
sedikit. Maturnuwun
Saya setiap hari laju dari Pacitan ke Gunungkidul menempuh jarak
70km. PP 140 km. Di perjalanan sering saya gunakan untuk memikirkan apa2 yg
harus saya lakukan bersama anak2 di sekolah. Nah bagaimana cara kita belajar
untuk meningkatkan kualitas diri dan sekaligus menciptakan sebuah karya inovasi
adalah dengan bekerja..
PENUTUP
Nara sumber yang luar biasa. Keiklasan dalam mendidik
siswa-siswinya berbuah manis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar